BALLARD SCORE

29 Mar

BALLARD SCORE
Sistem penilaian ini dikembangkan oleh Dr. Jeanne L Ballard, MD untuk
menentukan usia gestasi bayi baru lahir melalui penilaian neuromuskular dan fisik.
Penilaian neuromuskular meliputi postur, square window, arm recoil, sudut popliteal, scarf
sign dan heel to ear maneuver. Penilaian fisik yang diamati adalah kulit, lanugo, permukaan
plantar, payudara, mata/telinga, dan genitalia 3.
1. Penilaian Maturitas Neuromuskular
a. Postur 3,4
Tonus otot tubuh tercermin dalam postur tubuh bayi saat istirahat dan adanya
tahanan saat otot diregangkan (Gambar II.3). Continue reading

KMME

29 Mar

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATARA BELAKANG

Salah satu cara deteksi dini kelainan tumbuh kembang anak adalah dengan deteksi dini penyimpangan emosional. Jangan sampai orang tua tidak mengetahui bahwa buah hati menderita autis atau hiperaktif. Dengan mengetahuinya sejak awal, maka kemampuan mereka bisa ditingkatkan dengan optimal.
Konsultan Spesialis Anak Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Harsono Salimo dr SpA (K), mengungkapkan, tujuan dari pemeriksaan atau deteksi dini penyimpangan mental emosional anak yaitu untuk mengetahui secara dini adanya masalah mental emosional, autisme dan gangguan pemusatan perhatian (konsentrasi) dan hiperaktivitas pada anak agar dapat segera dilakukan tindakan intervensi.
Harsono menuturkan, jadwal deteksi dini masalah mental emosional adalah rutin setiap enam bulan, dilakukan untuk anak yang berusia 36 bulan sampai 72 bulan. “Jadwal pemeriksaan ini sesuai dengan jadwal pemeriksaan perkembangan anak. Biasanya alat yang digunakan adalah Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME) yang terdiri dari 12 pertanyaan untuk mengenali masalah mental emosional anak umur 36 bulan sampai 72 bulan,” paparnya.
Ditekankan Harsono, tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh faktor genetik orangtuanya. Untuk itu bagi orangtua sebaiknya tahu jelas tentang kemungkinan adanya penyimpangan tumbuh kembang anak berdasarkan keturunannya juga.
“Namun begitu, tidak semua kelainan itu buruk hasilnya. Seperti misalnya bayi yang langsung bisa duduk tanpa harus tengkurap terlebih dahulu. Itu bukan masalah asalkan masih sesuai dengan umur anak. Ataupun pada bayi yang seharusnya mulai tengkurap usia empat sampai enam bulan, tapi baru pada usia delapan bulan bisa tengkurap, termasuk kelainan ringan. Hanya perlu ditambah stimulasi saja,” tukas Harsono.
Harsono menandaskan, pantauan tumbuh kembang anak harus tetap dilakukan hingga anak mencapai usia 18 tahun. Pasalnya, usia tersebut biasanya anak sudah berhenti tumbuh dan berkembang. n Triawati Prihatsari Purwanto

  1. TUJUAN

Tujuan pemeriksaan ini untuk menemukan secara dini adanya masalah mental emosional, autisme dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktifitas pada anak agar dapat segera dilakukan tindakan intervensi

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

PENGERTIAN

Deteksi dini perkembangan anak adalah kegiatan/pemeriksaan untuk menemukan penyimpangan tumbuh kembang secara dini agar lebih mudah diinterverensi. Bila penyimpangan terlambat dideteksi maka akan sulit diiterferensi dan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

Kuisioner Masalah Mental Emosional (KMME) adalah salah satu cara untuk mendeteksi dini tumbuh kembang anak. Yaitu  kegiatan pemeriksaan/skrining untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang pada anak balita pra-sekolah. Semakin dini ditemukan peyimpagan semakin mudah untuk dilakukan intervensi untuk perbaikannya, sebaliknya jika penyimpangan terlambat diketahui  maka intervensi perbaikannya lebih sulit ditemukan. Keuntugan deteksi dini yang lainnya adalah agar tenaga kesehatan mempunyai waktu dalam menyusun rencana dan melakukan tindakan/intrvensi yang tepat.

Alat skrining KMME menjaring kemungkinan gangguan mental emosional Continue reading

MANFAAT BUAH SIRSAK UNTUK KESEHATAN

29 Mar

Manfaat daun sirsak dan juga manfaat buah sirsak untuk obat dan kesehatan lengkap di bahas disini. Sirsak dikenal sebagai buah yang nikmat untuk diminum. Sebagian besar dari kita tidak menyadari ternyata buah sirsak memiliki begitu banyak manfaat untuk pengobatan. Tidak hanya itu saja, bahkan daun dari pohon sirsak pun memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan dan pengobatan.

Sebelum membahas terlalu jauh ada baiknya jika mengenal lebih detail buak sirsak ini. Continue reading

ASI untuk bayiku

29 Mar

Pemberian ASI

ASI adalah satu-satunya minuman yang boleh dikonsumsi bayi baru lahir.

Dan ASI adalah yang terbaik bagi bayi karena ASI mengandung zat gizi yang berkualitas dan kuantitasnya berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi baru lahir.

ASI diberikan tidak sesuai jadwal akan tetapi diberikan sesuai keinginan bayi (on demand), sesuai keinginan ibu (jika ASI membendung), dan sesuai kebutuhan bayi (setiap 2-3/4 jam).

Bayi yang sehat dapat mengosongkan payudara sekitar 5-7 menit dan ASI dalam lambung akan kosong dalam 2 jam. Pergantian pemberian harus benar-benar kosong baru digantikan dengan payudara yang sebelahnya. Continue reading

RUANG LINGKUP PELAYANAN KESEHATAN

29 Mar

RUANG LINGKUP  STANDAR PELAYANAN KEBIDANAN

Ruang lingkup Standar Pelayanan Kebidanan meliputi 24 standar , yang dikelompokan menjadi 5 bagian besar – yaitu :

  1. Standar Pelayanan Umum (2 standar)
  2. Standar Pelayanan Antenatal (6 standar)
  3. Standar Pelayanan Persalinan (4 standar)
  4. Standar Pelayanan Nifas (3 standar)
  5. Standar Penanganan Kegawatdaruratan Obstetri-neonatal (9 standar) Continue reading

STANDAR PELAYANAN KEBIDANAN

29 Mar

Standar Pelayanan Kebidanan

 

I.              STANDAR PELAYANAN KEBIDANAN

STANDAR I : Falsafah dan Tujuan

Pelayanan kebidanan dalam pengelolaannya memiliki visi, misi dan filososfi, serta organisasi pelayanan sebagai dasar untuk melaksanakan tugas pelayanan efektif dan efisien.

  1. Pada pengelolaan pelayanan kebidanan memiliki visi, misi, dan filosofi pelayanan kebidanan yang mengacu pada visi, misi dan filosodi masing-masing. Continue reading

Antenatal Care (ANC)

28 Mar

Antenatal Care (ANC)

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang


Pada umumnya kehamilan berkembang dengan normal dan menghasilkan kehamilan sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu pelayanan antenatal care merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi adanya kehamilan resiko tinggi. Dengan adanya antenatal care sebagai deteksi dini adanya kehamilan yang beresiko tinggi sebagai salah satu penyebab kematian ibu hamil. Antenatal care diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu dari 450/100.000 kelahiran hidup sehingga mencapai target AKI pada tahun 2010 dapat diturunkan sampai 125/100.000 kelahiran hidup. (Prawirohardjo, 2002) Continue reading